Selasa, 07 Juni 2011

Autis

Hari ini angin tak bergeming
peluh bercucuran sekujur tubuh lelahku
hampa menyergap di ujung kerling
merambat kelu lalu beku

Mengapa selalu sepi yang setia
dan segala entah yang tak pernah berjawab?

Mengapa selalu wajahmu yang menjelma
dan segala rindu tumpah tak pernah sudah?

tanya yang sama, waktu yang sama
saat bulan tanpa hujan
hingga tinta berceceran
bosan

Di ujung cerita mungkinkah kita bertemu
sekali saja, tuntaskan segala rasa
biar aku lega, kamu juga
atau biar saja seperti ini?
seperti yang dibisikkan takdir tadi pagi


Citayam, 19 Mei 2011, jam 23.23 wib

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar